Just another WordPress.com site

Terbaru

Belum Maksimal (14022012)

aku jauh dari kata sempurna untukmu.
akan tetapi aku selalu berusaha agar terlihat sempurna.
aku tidak mau melihat orang yang aku sayang tidak bahagia didepanku.
aku menyesal jika kamu tidak merasa nyaman.
akan aku lakukan semua untukmu sebisaku.
aku fokuskan semuanya untukmu.
meski terkadang pengorbananku ini tidak terlihat dan tidak terasa olehmu, aku merasa berhasil atas usahaku.
aku lakukan ini semua karena memang aku menjaga semuanya agar berjalan dengan baik.
siapapun orangnya, dia akan berusaha menjadi yang terbaik meski dia kurang.
berusaha terlihat sempurna meski cacat.
andai aku bisa mengatur skenario hidupku, aku pasti sudah mengatur semuanya.
aku atur sedemikian mungkin.
sebaik mungkin agar tercapai kehidupan yang bahagia.
hidup bersama dalam suka maupun duka.
andai itu semua terjadi, itu merupakan salah satu karunia dan berkah yang tuhan berikan untukku.

Batagor

Batagor atau baso tahu goreng adalah makanan khas dari Bandung yang banyak dicari oleh para wisatawan baik lokal maupun wisatawan asing dari luar. Cikal bakal makanan batagor ini berasal dari Bandung, tapi sekarang ini batagor banyak di temukan dibanyak tempat. Batagor merupakan campuran dari siomay dengan tahu goreng yang kemudan disajikan dengan bumbunya sambal kacang. Selain batagor goreng ada juga batagor yang menggunakan kuah dan dihidangkan dengan kuah kaldu dan penyedap rasa. Buat ngedapetim batagor ini gampang banget, apalagi kalau di Bandung. Gak cuma bisa didapetin dari penjual-penjual keliling atau mangkal yang sederhana, bahkan sekarang udah banyak restoran yang menyediakan menu batagor. Tapi bisa juga dibikin sendiri, kalau mau tau cara bikinnya, coba liat dibawah ini..

Bahan-bahan :

Baso tahu dan siomay goreng :
5 buah tahu putih yang besar, dipotong diagonal membentuk segitiga
10 lembar kulit pangsit goreng
200 gram udang kupas, dicincang
100 gram daging ayam, dicincang
1 butir telur
7 sendok makan tepung kanji/tapioka
3 sendok makan minyak wijen
1 batang daun bawang, dirajang halus
Garam secukupnya

Saus kacang :
200 gram kacang tanah digoreng dan dihaluskan atau pindakaas/selai kacang 4 buah cabai merah dikeluarkan biji,dipotong-potong dan digoreng, dihaluskan
1 sendok teh gula pasir
1 sendok teh cuka
Garam secukupnya
Air secukupnya

Cara membuat batagor :
1. Keruk isi tahu untuk memberi tempat bagi adonan baso.
2. Kocok telur, masukkan udang dan ayam yang telah dicincang, tepung kanji, minyak wijen, garam dan rajangan daun bawang.
3. Aduk rata hingga menjadi adonan yang dapat dibentuk.
4. Masukkan adonan ke dalam tahu yang telah dikeruk isinya. Untuk pangsit, ambil sedikit adonan, letakkan ditengah-tengah kulit pangsit, lalu ke empat sudut kulit pangsit disatukan dan ditekuk keluar.
5. Panaskan minyak dalam panci atau penggorengan. Goreng tahu dan pangsit dalam minyak panas hingga matang dan berwarna kecoklatan. Waktu menggoreng, tahu dan pangsit sebaiknya terendam seluruhnya dalam minyak (deep fried).
6. Saus kacang : campur kacang tanah goreng yang telah dihaluskan atau pindakaas/selai kacang dengan cabai merah goreng yang telah dihaluskan, gula pasir, cuka, garam dan air.
7. Panaskan sebentar hingga mendidih dan mengental.
8. Sajikan batagor dan siomay panas-panas dengan saus kacang, kecap manis dan jeruk purut.

Untuk 10 buah batagor dan 10 buah siomay.

Pokoknya Batagor ini enak banget deh.. Selain murah, lezat, mudah bikinnya, juga mengenyangkan. Batagor ini juga, karena sudah laris di berbagai daerah, bukan cuma di Bandung aja, jadi, makin lama batagor nggak cuma milik Bandung ajah, tapi juga milik hampir seluruh orang Indonesia.

Pendidikan di Kota Bandung

Ada ratusan sekolah negeri dan swasta di Bandung. Seperti di kota lain di Indonesia, Bandung memiliki beberapa negara didanai dan dikelola sekolah tinggi dan SMP, yang disebut Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP Negeri) dan Sekolah Tinggi Negara (SMA Negeri), masing-masing. Setidaknya enam belas universitas-tiga yang milik negara dan universitas-45 sekolah-sekolah profesional yang tersebar di seluruh kota. Pendidikan dari ilmu sosial, teknologi sampai pendidikan pariwisata dapat ditemukan di salah satu universitas.

Di antara beberapa universitas yang berlokasi di Bandung, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Pendidikan Indonesia (Universitas Pendidikan Indonesia), Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati ( Sunan Gunung Djati Universitas Islam Negeri), Institut Teknologi Telkom (Telkom Institute of Technology), Politeknik Negeri Bandung (Politeknik Negeri Bandung) dan Politeknik Manufaktur Bandung (Bandung Industri Politeknik) dianggap salah satu universitas terbaik di bidang masing-masing khusus di Indonesia. Didirikan tahun 1920, Institut Teknologi Bandung tertua dan paling bergengsi teknis universitas di Indonesia. Universitas Pendidikan Indonesia (dahulu IKIP Bandung, didirikan pada 1954) adalah salah satu lembaga pendidikan tinggi pertama yang didirikan setelah kemerdekaan Indonesia dan saat ini menjadi pendidikan universitas terkemuka di negeri ini. Universitas Padjadjaran (didirikan tahun 1956) dianggap sebagai salah satu universitas terbaik di negeri ini di bidang medis, hukum, komunikasi, dan studi ekonomi.

Universitas Padjadjaran

Institut Teknologi Bandung

Universitas Islam Bandung

Universitas Katolik Parahyangan

Universitas Kristen Maranatha

Politeknik Negeri Bandung

Institut Teknologi Telkom

Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

 

Universitas Pendidikan Indonesia

Di utara Bandung, Observatorium Bosscha merupakan observatorium satu-satunya di Indonesia. Pembangunan observatorium dimulai pada tahun 1923 dan selesai pada tahun 1928. Pada tahun 1922, publikasi internasional pertama dari Observatorium Bosscha diterbitkan dan pada tahun 1959, observatorium itu dimasukkan sebagai bagian dari departemen astronomi di Institut Teknologi Bandung (Institut Teknologi Bandung).

Bosscha-Observatory Lembang, Bandung

Sister Cities

Bandung adalah kota yang memiliki hubungan saudara dengan sejumlah kota di seluruh dunia paling banyak di Indonesia, diantaranya:

Braunschweig, Jerman
Bari, Italia
Texas, Amerika Serikat
Hamamatsu, Jepang
Liuzhou, China
Yingkau, China
Cebu, Filipina
Fort Worth, Amerika Serikat
Klagenfurt, Austria
Seremban, Malaysia
Topolcianky, Republik Slovakia
Miami, Amerika Serikat
Suwon, Korea Selatan
Dll

Arsitektur Kota

Bandung terkenal untuk saham besar arsitektur kolonial Belanda; terutama gaya Art Deco arsitektur tropis. Henri Maclaine Pont-antara arsitek-arsitek Belanda yang pertama yang menyadari betapa pentingnya untuk menggabungkan masing-masing gaya arsitektur dengan budaya masyarakat setempat. Dia menekankan bahwa arsitektur modern harus berevolusi dari sejarah lokal dan unsur-unsur asli. [23] Pada tahun 1920, Pont direncanakan dan dirancang bangunan untuk universitas teknis pertama di Hindia Belanda, Technische Hogeschool te Bandung (sekarang-hari Institut Teknologi Bandung) , setelah itu ia diangkat sebagai profesor dalam arsitektur di universitas. Sebuah gaya atap mencolok lokal Jawa terasa terlihat di atas ruang upacara kampus ‘, tertanam dalam karya seninya.

Desain arsitektur oleh Albert Aalbers pada tahun 1939 adalah salah satu contoh yang paling signifikan dari gaya Art Deco yang terkenal Bandung Pada tahun yang sama, lain arsitek Belanda, J Gerber, dirancang Gouverments Bedrijven (Perusahaan Pemerintah) sejalan dengan rencana pemerintah kolonial untuk memindahkan ibukota dari Batavia ke Bandung. Bangunan ini adalah contoh dari campuran harmonis antara gaya Barat dan Timur arsitektur, khususnya gaya Renaisans Italia struktur lengkungan di sayap barat dan pagoda-seperti Thailand struktur di bagian tengah. [Kutipan diperlukan] Bangunan ini dikenal sebagai Gedung Sate , dinamai struktur sate dibedakan kecil berbentuk di atap, dan digunakan sebagai kantor pusat pemerintah provinsi Jawa Barat dan rumah Jawa Barat perwakilan.

 
Campuran arsitektur modern dan asli diikuti oleh beberapa arsitek Belanda yang telah membentuk landmark kota. Pada tahun 1930-an, Bandung dikenal juga sebagai kota laboratorium arsitektur karena arsitek Belanda banyak membuat beberapa eksperimen dengan desain arsitektur baru. Albert Aalbers menambahkan gaya arsitektur ekspresionis dengan Art Deco dengan merancang bank DENIS (1936) dan  direnovasi Savoy Homann Hotel (1939). C.P.W. Schoemaker adalah salah satu arsitek terkenal yang sangat ditambahkan unsur asli dalam karyanya, termasuk Villa Isola (1932), Hotel Preanger (1929), militer daerah kantor pusat (1918), Gedung Merdeka (1921) dan ITB Gedung Rektorat (1925). [23]

Sungai Citarum

Citarum adalah sungai terpanjang dan terbesar di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sungai dengan nilai sejarah, ekonomi, dan sosial yang penting ini sejak 2007 menjadi salah satu dari sungai dengan tingkat ketercemaran tertinggi di dunia. Jutaan orang tergantung langsung hidupnya dari sungai ini, sekitar 500 pabrik berdiri di sekitar alirannya, tiga waduk PLTA dibangun di alirannya, dan penggundulan hutan berlangsung pesat di wilayah hulu.

Geografi
Panjang aliran sungai ini sekitar 300 km. Secara tradisional, hulu Citarum dianggap berawal dari lereng Gunung Wayang, di tenggara Kota Bandung, di wilayah Desa Cibeureum, Kertasari, Bandung. Ada tujuh mata air yang menyatu di suatu danau buatan bernama Situ Cisanti di wilayah Kabupaten Bandung. Namun demikian, berbagai anak sungai dari kabupaten bertetangga juga menyatukan alirannya ke Citarum, seperti Ci Kapundung dan Ci Beet. Aliran kemudian mengarah ke arah barat, melewati Majalaya dan Dayeuhkolot, lalu berbelok ke arah barat laut dan utara, menjadi perbatasan Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Bandung Barat, melewati Kabupaten Purwakarta, dan terakhir Kabupaten Karawang (batas dengan Kabupaten Bekasi). Sungai ini bermuara di Ujung Karawang.


Berikut ini adalah sebagian dari anak sungai yang mengalir ke Citarum:

•    Ci Beet
•    Ci Kao
•    Ci Somang
•    Ci Kundul
•    Ci Balagung
•    Ci Sokan
•    Ci Meta
•    Ci Minyak
•    Ci Lanang
•    Ci Jere
•    Ci Haur
•    Ci Mahi
•    Ci Beureum
•    Ci Widey
•    Ci Sangkuy
•    Ci Kapundung
•    Ci Durian
•    Ci Pamokolan
•    Ci Tarik
•    Ci Keruh
•    Ci Rasea
Citarum dalam sejarah
Dalam perjalanan sejarah Sunda, Citarum erat kaitannya dengan Kerajaan Taruma, kerajaan yang menurut catatan-catatan Tionghoa dan sejumlah prasasti pernah ada pada abad ke-4 sampai abad ke-7. Komplek bangunan kuna dari abad ke-4, seperti di Situs Batujaya dan Situs Cibuaya menunjukkan pernah adanya aktivitas permukiman di bagian hilir. Sisa-sisa kebudayaan pra-Hindu dari abad ke-1 Masehi juga ditemukan di bagian hilir sungai ini.
Sejak runtuhnya Taruma, Citarum menjadi batas alami Kerajaan Sunda dan Galuh, dua kerajaan kembar pecahan dari Taruma.
Citarum juga disebut dalam Naskah Bujangga Manik, suatu kisah perjalanan yang kaya dengan nama-nama geografi di Pulau Jawa dari abad ke-15.
Pemanfaatan

Jembatan kereta api yang melintasi Citarum, dekat Stasiun Kedunggedeh.
Sejak lama Citarum dapat dialayari oleh perahu kecil. Penduduk di sekitarnya memanfaatkan sumber daya perikanan dan menggunakannya untuk keperluan hidup sehari-hari. Belum pernah ada laporan terbuka mengenai jenis-jenis biota yang menghuni sungai ini.
Karena banyaknya debit air yang dialirkan oleh sungai ini, maka dibangun tiga waduk (danau buatan) sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan juga untuk irigasi persawahan di sungai ini:


1.    PLTA Saguling di bagian paling hulu
2.    PLTA Cirata
3.    PLTA Ir. H. Djuanda atau lebih dikenal sebagai PLTA Jatiluhur

 

 

 


Air dari Citarum dimanfaatkan sebagai pasokan air minum untuk sebagian penduduk Jakarta. Irigasi di wilayah Subang, Karawang, dan Bekasi juga dipasok dari aliran sungai ini. Pengaturannya dilakukan sejak Waduk Jatiluhur.

 

 

 

 

 

 
Pencemaran
   Keadaan lingkungan sekitar Citarum telah banyak berubah sejak paruh kedua dasawarsa 1980-an. Industrialisasi yang pesat di kawasan sekitar sungai ini sejak akhir 1980-an telah menyebabkan menumpuknya sampah buangan pabrik-pabrik di sungai ini.
Setiap musim hujan di sepanjang Citarum di wilayah Bandung Selatan selalu dilanda banjir. Setelah Banjir besar yang melanda daerah tersebut pada tahun 1986, pemerintah membuat proyek normalisasi sungai Citarum dengan mengeruk dan melebarkan sungai bahkan meluruskan alur sungai yang berkelok. Tetapi hasil proyek itu sia sia karena sejak itu tidak ada sosialisasi terhadap masyarakat sekitar sehingga sungai tetap menjadi tempat pembuangan sampah bahkan limbah pabrik pun mengalir ke sungai Citarum. Sehingga sekarang keadaan sungai menjadi sempit dan dangkal, sampah dimana mana, warna airpun hitam pekat. akhirnya sampai kini setiap tahun di musim hujan wilayah Bandung Selatan selalu dilanda banjir, bahkan setiap tahun ketinggian banjir selalu bertambah. Apabila anda berkunjung ke Bandung selatan akan terlihat jelas keadaan Sungai Citarum saat ini.

Pusat Mode di Indonesia

MARI BERBELANJA!!!

Pada 1990-an awal Jalan Cihampelas menjadi lokasi toko pakaian yang populer. Tempat ini menjadi pusat tujuan orang-orang Bandung dan luar Bandung untuk mencari celana jeans yang terkenal karena kualitasnya. Bukan hanya menyediakan jeans, banyak juga terdapat outlet-outlet dari berbagai merk. Tiap akhir pekan saya sarankan jangan melewati jalan cihampelas karena saya jamin anda akan kesulitan bergerak. Apalagi jika anda membawa kendaraan. Insya Allah anda akan terkena macet.

Factory outlet yang berada di daerah Dago memberikan kesan yang menarik. Terlihat dari berbagai bentuk dan interior ruangan yang dapat membuat kita betah dan nyaman berada berjam-jam didalamnya.

 

  Salah satu distro asal Bandung.

Distro menjual gaya non-merek dagang produk, yang dibuat oleh desainer lokal. Buku, catatan indie label, majalah, produk-produk fashion dan aksesoris lainnya adalah produk distro khas. Setelah produk mereka mendapat perhatian besar remaja, maka desainer lokal membuat perusahaan pakaian mereka sendiri. Sekarang, ada lebih dari 200 nama merek lokal di Bandung. Distro menjauhkan diri dari factory outlet dalam hal filosofi. Distro berasal dari desainer individu dan pengusaha muda, sementara pabrik produk stopkontak berasal dari sebuah pabrik garmen.

Pusat-pusat distro di Bandung berada di daerah Dago dan Alun-alun. Di daerah Dago, yang paling banyak terdapat distro ada di jalan Trunojoyo, Sultan Agung I, Sultan Agung II, Aceh, Hasanuddin, Merdeka, Riau, Ir. H Juanda(Dago) dll. Kurang lebih ada sekitar 50 merk lokal disana.

Di daerah Alun-alun alias pusat kota, ada sekitar 100 lebih merk lokal yang terkenal. Hal inilah menimbulkan kemacetan yang luar biasa di akhir pekan dan di hari libur. Umumnya menjelang hari raya. Pesanan pun dapat mencapai berkali lipat dari biasanya.

Bahkan merk dagang lokal di daerah Dago ada yang sudah membuka cabang di luar negeri, seperti di Australia, Hongkong, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Amerika dan negara di Eropa.

Beberapa tips dari saya, Alifa Al-fath dalam berbelanja di daerah Bandung:

1. Siapkan uang anda, dan jangan berbelanja lebih dari budget yang anda miliki.

2. Persiapkan fisik anda karena anda akan berdesak-desakan ketika berbelanja.

3. Tempat yang paling nyaman ketika berbelanja adalah di daerah Dago karena suasananya rindang banyak ditumbuhi oleh pepohonan yang besar.

4. Menurut saya, desain dan bahan yang bagus dapat anda temukan di daerah Dago lagi.

HHal yang paling di tunggu masyarakat Bandung, khususnya anak muda adalah Festival mode atau yang sering kita kenal adalah Kikcfest, Clothesfest, Distfest dan lainnya. Mengapa? Karena saat itulah ada ratusan merk distro ternama asli Bandung dan luar berkumpul di suatu tempat yan luas dan memberikan diskon yang gila-gilaan. ditambah lagi dengan band-band indie yang sudah terkenal sebagai penghibur acara.

SELAMAT BERBELANJA DI KOTAKU YANG TERCINTA!!!

Koin dan Kereta Api (06122010)

Koin dan kereta api.
Dengan menggenggam sebuah koin bernilai lima ratus rupiah, aku berlari menelusuri rel kereta api.
Aku penasaran dengan balok-balok raksasa yang beroda itu.
Seberapa kuatkah balok-balok itu ketika menyusuri rel ini.
Aku simpan koin yang aku genggam ini diatas rel.
Dibawah sinar mentari yang menyengat, aku menunggu dan terus menunggu kedatangan kereta yang akan melintas dan menggilas koinku.
Satu jam kemudian, kereta melintas dengan kecepatan tinggi.
Hatiku semakin berguncang seiring dengan bisingnya suara balok-balok besi beroda itu.
Aku semakin penasaran dengan apa yang telah terjadi dengan koin milikku satu-satunya itu.
Sampai akhirnya, gerbong terakhir melewatiku dan aku semakin penasaran.
Aku coba mendekat dan mengambil koin itu.
Aww, panas sekali!
Ku tunggu beberapa saat agar panas itu menghilang.
Ku amati koinku sudah berubah menjadi semakin tipis dan halus.
Tidak terlihat lagi cetakan dan gambar yang dulu ada di permukaan koin itu.
Luar biasa hebat balok-balok raksasa itu.
Betapa gagahnya mereka.
Aku terkagum-kagum dengan teknologi yang diciptakan manusia dan sekaligus tersiksa kaena tak dapat mengisi perutku yang terus berontak karena koinku sedah tidak berbentuk lagi.
Aku sabar dan berusaha untuk mendapatkan koin yang baru.

APA PENDAPAT ANDA TENTANG TIDUR PAGI?

Berikut hasil wawancara seluruh anggota Glory of Seventeenth tentang tidur pagi.
Dedi: ”nikmat, tetapi tidak baik, bagiku sangat menyenangkan.”
Tsani: “enak atuh, energy untuk beraktivitas”.
Zaenal: ”menurut islam tidak boleh karena dapat mengurangi rezeki” .
Haerudin: “haram, tidak baik”.
Wisnu: “harus”.
Miftah: “ngeunaheun, bisa membuat otak fresh”.
Helmi: “suka pusing”.
Faisal: “ah biasa aja”.
Yusuf: “jelek”.
Nova: “bisa aja”.
Surya: “menurut buku yang saya baca, tidur pagi itu baik mun tunduh”.
Ikbal: “kewajiban”.
Syukur: “enak, di charge dulu”.
Dika: “kalau tidak tidur pagi, hari terasa kurang dan hampa”.
Bowo:”kebiasaanku yang tak mungkin aku lupakan”.
Dadam:”asyik lho. Cobain deh”.
Arif:”enak juga sih”.Ilham: “tidak baik dan tapi enak”.
Riko:”membuat badan kita letih, lemah, lesu, lemot, lelet karena kehilangan ion”.
Heryansyah: “mendekati kemiskinan”.
Riza: “nikmat sekali karena tidur pagi bagai melayang di surga”.
Ridwan: “mengeraskan hati kita, otak jadi keras dan menjadi pemalas”.
Rizal: “nikmat, Cuma jangan keseringan”.
Rexy: “nikmat, enak tetapi karena tidur pagi dapat menyebabkan miskin, muka  menjadi jelek dan digerebeg  tibum”.

Kekecewaanku Terhadap Teman (04062010)

Terima kasih teman, berkatmu aku dapat megetahui aku dapat mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi.
Aku tidak percaya bahwa temanku sendiri melakukan itu padaku.
Aku percaya temanku itu baik diluar maupun di dalam.
Akan tetapi aku kecewa ketika mendengar hal ini.
Benar-benar kecewa.
Entah apa yang harus aku lakukan saat ini setelah mengetahui akan hal ini.
Inginku melampiaskan kekesalan ini kepadanya.
Akan tetapi aku tidak bisa.
Karena, dia merupakan salah satu teman terbaikku dan aku sangat membutuhkannya.
Aku tidak mau persahabatan yang sudah terjalin bertahun-tahun ini terputus karena kejadian ini.
Aku harap ini semua tidak terulang kembali.